
Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap II akan ditutup oleh Kementerian Haji dan Umrah (KHU) pada 9 Januari 2026. Di Kabupaten Ponorogo, jumlah calon jemaah haji (CJH) yang telah melunasi Bipih terus bertambah menjelang penutupan.
Berdasarkan data KHU Ponorogo, dari total 570 CJH yang telah dinyatakan istitaah kesehatan, hingga Rabu (7/1/2026) sebanyak 495 CJH telah melakukan pelunasan Bipih, baik pada tahap I maupun tahap II.
Kepala Kantor KHU Ponorogo, Marjuni, mengatakan pihaknya optimistis sisa jemaah yang berhak lunas akan menyelesaikan pembayaran sesuai jadwal yang ditentukan.
“Saat ini masih ada 75 calon jemaah haji yang sudah istitaah kesehatan namun belum melakukan pelunasan Bipih,” ujar Marjuni.
Ia menambahkan, hingga Kamis siang (8/1/2026), terdapat 12 CJH yang masih dalam proses pengurusan istitaah kesehatan. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator positif bahwa pelunasan Bipih tahap II akan terus bertambah hingga batas akhir.
“Kami yakin calon jemaah haji akan melakukan pelunasan Bipih tahap II sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Untuk mendorong percepatan pelunasan, KHU Ponorogo juga telah berkoordinasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar memberikan motivasi kepada CJH yang berhak lunas jika ingin berangkat pada musim haji tahun ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan KBIHU agar ikut memberikan pendampingan dan motivasi kepada jemaah,” imbuhnya.
Namun demikian, Marjuni juga mengantisipasi kemungkinan kendala teknis pada hari terakhir pelunasan.
“Jika ada calon jemaah yang sudah berniat melunasi namun terkendala sistem saat penutupan pada 9 Januari, kami berharap Kementerian Haji dan Umrah bisa memberikan solusi,” pungkasnya.



