
Sekitar 24 ribu lebih warga Ponorogo masih menganggur, namun begitu data di BPS Ponorogo menyebutkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo terus mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir.
Tahun 2023, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 4,66 persen atau sekitar 27,66 ribu orang. Kemudian tahun 2024 mencapai 4,19 persen atau sekitar 25,93 ribu orang. Di tahun 2025 mencapai 3,85 persen atau turun sekitar 0,34 persen, tinggal 24,27 ribu orang.
Ketua Tim Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Disospro BPS Ponorogo, Buyung Rimeto Wicaksono, menjelaskan bila dibandingkan dengan kabupaten sekitar seperti Pacitan, Trenggalek, Ngawi, dan Magetan, angka penurunan TPT Ponorogo relatif bagus alias lebih tinggi.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja. TPT hasil Sakernas Agustus 2025 sebesar 3,85 persen. Hal ini berarti dari tiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 3 atau 4 orang penganggur.
Penganggur dalam hal ini adalah mereka yang tidak bekerja tetapi sedang mencari atau sedang mempersiapkan usaha baru, mereka yang sudah punya pekerjaan atau usaha tetapi belum mulai, atau mereka yang putus asa sehingga tidak lagi mencari pekerjaan.



