
Sempat dirawat enam hari di RSUD dr. Sutomo Surabaya, Sugeng Dwi Atmono, korban kebakaran warga Nambak, Bungkal, Ponorogo, akhirnya meninggal dunia Selasa pagi, 14 Oktober 2025, sekitar pukul 08.30 WIB. Jenazah laki-laki berusia 55 tahun itu sudah dipulangkan ke Nambak, Bungkal, Ponorogo, dan dimakamkan di TPU setempat, Rabu dini hari.
Kamituwo Dukuh Nambak Tengah, Desa Nambak, Bungkal, Dina Najwa, saat dikonfirmasi membenarkan warganya tersebut akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD dr. Sutomo Surabaya. Almarhum sempat menjalani operasi pembersihan luka, namun setelah itu dikabarkan koma hingga akhirnya meninggal. Luka bakar yang diderita cukup parah, hampir 75 persen dari wajah, badan, kaki, dan tangan.
Sebelumnya, korban sempat dirawat di RSUD dr. Harjono pasca kejadian kebakaran, namun akhirnya dirujuk. Dijelaskan, musibah kebakaran terjadi pada Rabu malam, 8 Oktober 2025, saat korban memasak air menggunakan tungku di dapur.
Entah lupa, korban meninggalkan dapur dan berada di dalam kamarnya dengan kondisi pintu terkunci. Api pertama kali diketahui oleh tetangga yang berusaha mencari korban agar keluar dari rumah. Namun, lanjut Dina, warganya itu nekat memadamkan api sendirian sebelum akhirnya pemadam kebakaran tiba di lokasi.



