Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • September
  • 23
  • Lansia di Desa Sekaran Siman Ditemukan Tak Bernyawa Tergeletak di Lantai Dapur Rumah
  • Headline
  • Jelajah

Lansia di Desa Sekaran Siman Ditemukan Tak Bernyawa Tergeletak di Lantai Dapur Rumah

Gema Surya FM Selasa 23 September 2025 | 15:02 WIB
Rumah almarhum dipasangi garis polisi, untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Foto/Dok. Polsek Siman)

Rumah almarhum dipasangi garis polisi, untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Foto/Dok. Polsek Siman)

Warga RT 02 RW 01 Jalan Sedap Malam, Desa Sekaran, Siman, Ponorogo, dibuat geger dengan meninggalnya Sirmadi, warga setempat di dalam rumahnya.

Lelaki 65 tahun itu ditemukan dengan posisi terbujur kaku di lantai dapur, Selasa siang (23/9/25).

AKP Nanang Budianto, Kapolsek Siman, mengatakan pihaknya meluncur ke lokasi bersama tim Inafis Polres dan petugas kesehatan puskesmas.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban sehingga kuat dugaan korban kena serangan jantung,” kata AKP Nanang.

Diperkirakan korban meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan karena jenazah sudah mulai bengkak dan mengeluarkan bau.

Tetangga memperkirakan almarhum meninggal pada Minggu 21 September 2025 karena pintu rumah korban tertutup rapat sejak hari itu dan tidak terlihat batang hidungnya. Terakhir, pada Sabtu malam masih terlihat membeli rokok dan air di warung dekat rumahnya.

“Yang pertama kali menemukan jenazah adalah keponakan korban yang curiga tidak melihat keberadaan almarhum sejak tiga hari terakhir. Ketika ditelpon, HP-nya hanya nada dering tapi tidak pernah diangkat,” imbuhnya.

Karena itu, ia memanggil tetangga untuk mendobrak pintu rumah korban. Alangkah terkejutnya melihat korban sudah dalam kondisi tak bernyawa terlentang di lantai dapur sehingga akhirnya melapor ke polisi.

Dijelaskan, korban sebelumnya berdomisili di Jakarta Utara bersama anak istrinya. Satu bulan lalu, ia pulang ke Ponorogo di kampung halamannya. Kepada istrinya sempat telpon mengeluh dadanya nyeri di bagian kiri. Almarhum saat berada di kampung sempat melakukan panen jagung bersama polisi sekitar dua pekan lalu. (rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Bapanas Sidak Gudang Bulog Ponorogo, Tak Temukan Kutu Beras
Next: Jangan Takut Makan Telur Ayam, Pengolahan yang Tepat Bagus untuk Kesehatan

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.