Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 19
  • Jenazah Sakti Rahmadani Saputro, Warga Wotan Pulung yang Meninggal di Jepang, akan Dipulangkan Minggu Depan
  • Headline
  • Jelajah

Jenazah Sakti Rahmadani Saputro, Warga Wotan Pulung yang Meninggal di Jepang, akan Dipulangkan Minggu Depan

Gema Surya FM Sabtu 19 Juli 2025 | 09:16 WIB
Sak

Harapan keluarga agar jenazah Sakti Rahmadani Saputro (23), peserta magang teknis asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, yang meninggal dunia di Jepang karena kecelakaan kerja, bisa dimakamkan di kampung halaman akan segera terwujud.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo menyampaikan bahwa jenazah almarhum dijadwalkan akan dipulangkan dari Jepang ke Indonesia pada Rabu, 23 Juli 2025.

“Informasi dari LPK yang memberangkatkan almarhum dari Yogyakarta, jenazah akan dipulangkan minggu depan. LPK juga menyampaikan siap mengurus hak-hak almarhum seperti asuransi,” ungkap Muhrodi, Kepala Bidang Pemberdayaan TKI Disnakertrans Ponorogo, Jumat (19/7/2025).

Muhrodi menjelaskan, status keberangkatan almarhum ke Jepang adalah resmi, namun sebagai peserta magang teknis, bukan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Almarhum berangkat secara resmi dalam program pemagangan. Jadi statusnya bukan PMI. Namun demikian, hak-haknya tetap akan diupayakan, termasuk asuransi kematian,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Muhrodi, ada rencana untuk memberangkatkan salah satu ahli waris ke Jepang guna mengurus langsung proses administrasi lanjutan.

“LPK juga mengupayakan agar ahli waris bisa berangkat ke Jepang. Saat ini prosesnya masih dikomunikasikan lebih lanjut,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak Disnakertrans, Sakti meninggal dunia pada Selasa, 15 Juli 2025, akibat kecelakaan kerja. Gedung lantai dua tempatnya bekerja dilaporkan roboh akibat ledakan gas.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: HUT Kabupaten Ponorogo ke-529, Hadirkan Dewa 19, Gratis untuk Masyarakat
Next: Bupati Sugiri Ingin Telaga Ngebel Zero Keramba Ikan, Petani Disarankan Budidaya Ikan Kolam

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.