
Kegiatan larungan di Telaga Ngebel yang digelar pada Jumat, 27 Juni 2025, berlangsung meriah. Namun demikian, jumlah pengunjung yang datang terpantau lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Suwandi, penjaga tiket di Telaga Ngebel, menyebut bahwa berdasarkan pengamatannya, jumlah pengunjung kali ini relatif sepi.
“Kalau dilihat, sepi. Nggak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Suwandi saat ditemui di pintu masuk Telaga Ngebel.
Meski tidak mengetahui angka pasti jumlah pengunjung, Suwandi memperkirakan sepinya wisatawan disebabkan oleh beberapa faktor. Selain bertepatan dengan hari Jumat, kondisi cuaca yang kurang bersahabat serta kejadian bencana longsor beberapa waktu lalu ikut memengaruhi minat masyarakat untuk datang.
“Beberapa waktu lalu sempat ada longsor, batu-batu besar jatuh ke jalan lingkar telaga, tepatnya di Dukuh Kumambang, Desa Gondowido, Sabtu 21 Juni kemarin. Itu sempat viral di media sosial,” tambahnya.
Selain itu, Suwandi menyebut saat ini juga bersamaan dengan masa pendaftaran ajaran baru bagi anak sekolah, yang membuat banyak keluarga lebih fokus pada keperluan pendidikan.
Padahal, lanjut Suwandi, pihak panitia sudah menyiapkan berbagai rangkaian acara menarik untuk menyambut wisatawan dan meramaikan momen larungan tahun ini.



