Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Maret
  • 21
  • Gagal Penuhi Target Tahun 2024, Target PAD Pengelolaan Pasar Diturunkan
  • Jelajah

Gagal Penuhi Target Tahun 2024, Target PAD Pengelolaan Pasar Diturunkan

Gema Surya FM Jumat 21 Maret 2025 | 15:37 WIB
psr

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pengelolaan pasar di Kabupaten Ponorogo tahun ini mengalami penurunan. Jika pada tahun 2024 target retribusi dari 28 pasar mencapai Rp7 miliar, maka pada tahun 2025 hanya ditetapkan sebesar Rp6 miliar.

Kabid Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakum) Ponorogo, Okta Hariyadi, menjelaskan bahwa penurunan target PAD disebabkan oleh tidak tercapainya target tahun lalu. “Dari target Rp7 miliar, kami hanya mampu mengumpulkan Rp5,6 miliar,“ ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap optimis dapat memenuhi target tahun ini. “Tidak ada kenaikan tarif retribusi bagi para pedagang. Besaran retribusi tetap mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) 11/2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi, yakni berkisar antara Rp1.000 hingga Rp1.500 per meter, tergantung jenis dan ukuran lapak,” jelas Okta.

Untuk mencapai target tersebut, Disperdakum berupaya menggali potensi pendapatan yang ada. “Kami akan memanfaatkan area parkir Pasar Legi untuk kegiatan jualan malam hari serta menertibkan potensi kebocoran retribusi,” katanya. Pasar Legi masih menjadi penyumbang terbesar PAD dari sektor pasar, yakni sebesar 35 persen, diikuti oleh Pasar Tonatan dan Pasar Kauman Sumoroto.

Selain itu, Disperdakum mulai menggencarkan berbagai program agar pasar tradisional tetap hidup. “Kami akan mengadakan event dan promosi secara berkala untuk meningkatkan daya tarik pasar,“ pungkas Okta.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Disnaker Ponorogo Buka Posko Pengaduan THR
Next: Pengiriman Uang dari Luar Negeri ke Ponorogo Capai 3 Miliar

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.