Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Maret
  • 15
  • Serangan OPT Ancam Tanaman Padi di Babadan, Dinas Pertanian Minta Petani Intensifkan Pengendalian
  • Jelajah

Serangan OPT Ancam Tanaman Padi di Babadan, Dinas Pertanian Minta Petani Intensifkan Pengendalian

Gema Surya FM Sabtu 15 Maret 2025 | 11:50 WIB
xn

Tanaman padi di wilayah Babadan banyak terserang organisme pengganggu tanaman (OPT), termasuk jamur, kepinding tanah, dan walang sangit. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam produktivitas panen petani.

Suwarni, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, membenarkan adanya laporan tersebut. “Salah satu serangan yang ditemukan adalah bakteri Xanthomonas,” ujarnya.

Menurut Suwarni, tanaman yang terserang umumnya sudah memasuki fase pengisian bulir. “Sebab tanaman yang terserang ini memang sudah waktunya jebul atau isi, sehingga dampaknya bisa menurunkan produktivitas padi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa serangan OPT ini terjadi sejak tanaman berusia 30 hari dan semakin parah pada usia 55 hari. “Untuk mengatasi Xanthomonas, harus dilakukan pengendalian dengan penyemprotan pestisida,” katanya.

Masih menurut Suwarni, tingginya curah hujan juga menjadi salah satu faktor meningkatnya serangan OPT di wilayah tersebut. “Jika serangan melibatkan tiga OPT sekaligus, petani harus lebih intensif dalam penggunaan obat-obatan secara bergantian, tetapi juga bisa dicampur sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Petani diharapkan segera mengambil langkah pengendalian agar serangan OPT tidak meluas dan menurunkan hasil panen secara signifikan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Dekati Lebaran, Harga Cabe Fluktuatif
Next: Lakalantas di Jalan Niken Gandini Setono Jenangan, 2 Pemotor Meninggal Dunia

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.