Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 3
  • Puluhan Warga Ngasinan Jetis Terkena Cikungunya, Petugas Epidemiologi Temukan Banyak Jentik Nyamuk
  • Jelajah

Puluhan Warga Ngasinan Jetis Terkena Cikungunya, Petugas Epidemiologi Temukan Banyak Jentik Nyamuk

Gema Surya FM Jumat 3 Januari 2025 | 13:18 WIB
Cikungunya

Dalam dua bulan terakhir, puluhan warga di Dukuh Mantup dan Karang Lor, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo, dilaporkan terjangkit penyakit chikungunya. Total 25 orang dilaporkan terkena penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes albopictus, dengan rincian 9 orang dari Dukuh Mantup dan 16 orang dari Dukuh Karang Lor.

Tahta Alfina, petugas Epidemiologi Puskesmas Jetis Ponorogo, menjelaskan bahwa kasus ini mulai terdeteksi pada November dan Desember 2024.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penelusuran dan pengecekan di lokasi,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan di rumah warga yang terkena chikungunya, ditemukan banyak jentik nyamuk di tempat-tempat penampungan air. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama penyebaran penyakit tersebut.

Tahta juga menjelaskan bahwa penyakit chikungunya disebabkan oleh virus yang sama-sama ditularkan melalui gigitan nyamuk, namun memiliki perbedaan mendasar dengan demam berdarah dengue (DBD).

“Kalau demam berdarah menyerang sistem imun tubuh, chikungunya lebih menyerang persendian, sehingga sering disebut seperti flu tulang,” tambahnya.

Puskesmas Jetis telah mengambil berbagai langkah untuk menangani wabah ini, mulai dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pengobatan pasien, hingga pemberian bubuk abate untuk memberantas jentik nyamuk di tempat penampungan air.

Selain kasus chikungunya, Tahta juga mencatat adanya peningkatan signifikan pada kasus DBD di wilayah tersebut.

“Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami, mengingat pola hidup bersih dan pemberantasan sarang nyamuk harus benar-benar dilakukan secara konsisten oleh masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menerapkan langkah 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang) untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Puluhan Kambing di Pomahan Pulung Mati Misterius, Peternak Rugi Besar
Next: Kena Serangan Jantung, PMI Asal Desa Sidoharjo Jambon Meninggal Dunia di Johor Malaysia

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.