Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD
  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • September
  • 23
  • Jengkel Kelompok Pencinta Alam Tirta Nirwana Desa Duri Reboisasinya Juga Ikut Terbakar
  • Jelajah

Jengkel Kelompok Pencinta Alam Tirta Nirwana Desa Duri Reboisasinya Juga Ikut Terbakar

Gema Surya FM Senin 23 September 2024 | 09:26 WIB
kebakaran reboisasi
Upaya reboisasi yang telah dilakukan oleh Kelompok Pecinta Alam Tirta Nirwana sia-sia karena kebakaran hutan yang disebabkan oleh pembukaan lahan ilegal dengan cara dibakar. (Foto : Suprapto/Anggota KPA Tirta Nirwana)

Kasus kebakaran hutan yang melanda Ponorogo akhir-akhir ini, membuat komunitas peduli lingkungan jengkel. Suprapto, salah satu anggota Kelompok Pencinta Alam (KPA) Tirta Nirwana, Desa Duri, Kecamatan Slahung, merasa geram akibat terbakarnya hutan di sekitar wilayah mereka.

Pasalnya, upaya reboisasi yang telah dilakukan sejak 2019 sia-sia karena kebakaran hutan yang disebabkan oleh pembukaan lahan ilegal dengan cara dibakar.

“Kami sudah mulai melakukan penanaman pohon sejak 2019, dan kini tanaman-tanaman itu sudah mulai tinggi,” ungkap Suprapto.

Namun, akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang membuka lahan dengan cara membakar, banyak dari pohon-pohon hasil reboisasi ikut terbakar.

Suprapto menambahkan bahwa dirinya dan kelompoknya sudah sering bekerja sama dengan pihak terkait untuk memadamkan api dan melokalisir kebakaran. Namun, upaya tersebut masih belum sepenuhnya maksimal.

“Kami berusaha semampu kami, bahkan dengan dana pribadi, karena kami sadar Desa Duri sering mengalami kekeringan saat musim kemarau,” lanjutnya.

Menurut Suprapto, tujuan jangka panjang dari reboisasi ini adalah untuk mengembalikan fungsi sumber mata air, yang sangat penting bagi masyarakat setempat di musim kemarau.

“Kami berharap, dengan penghijauan ini, hutan dapat kembali subur dan mencegah kekeringan di wilayah kami,” tutupnya dengan harapan besar.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Konsumsi Penggunaan Listrik Meningkat di Musim Kemarau
Next: Jelang Musim Hujan, TNI-Polri, Relawan dan Instansi Terkait Bersihkan Sungai Sekitar Tambak Kemangi

Related Stories

BP
  • Jelajah

BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD

Gema Surya FM Kamis 22 Januari 2026 | 07:25 WIB
bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.