Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Agustus
  • 26
  • Produksi Kopi Di Banaran Pulung Turun 25%, Karena Tanaman Tidak Terawat
  • Jelajah

Produksi Kopi Di Banaran Pulung Turun 25%, Karena Tanaman Tidak Terawat

Gema Surya FM Senin 26 Agustus 2024 | 10:14 WIB
kopi-800x445
(foto/Yudi)

Produksi kopi di Desa Banaran Pulung turun 25 hingga 50 persen. Ini setelah tanaman kopi tidak bisa tumbuh secara optimal karena terganggu dengan rumput liar. Seperti disampaikan Meseri asal Desa setempat dimana rumput liar tersebut hampir menutupi semua tanaman kopi sehingga saat panen raya hasilnya sedikit, kondisi tersebut sebenarnya kesalahan petani sendiri yang kurang merawat tanaman yang dimilikinya.

“Ada hambatan pertumbuhan tanaman kopi. Karena terganggu rumput liar, karena tahun-tahun lalu harganya nggak menguntungkan, sehingga banyak yang dibiarkan” jelasnya saat dikonfirmasi gema surya Ahad (25/08).

Menurut Meseri tahun lalu harga kopi jatuh sehingga membuat petani malas memelihara tanamannya, akibatnya lahan ditumbuhi gulma, rumput dan ilalang yang berdampak pada produktivitas tanaman.

“Tidak dirawat maksimal karena harganya kurang bagus, untuk hari ini Alhamdulillah harganya bagus, namun hasilnya kurang maksimal” terangnya.

Dengan harga sekarang yang tinggi, petani mulai kembali merawat tanaman kopi dengan cara peremajaan, sehingga harapannya harga tetap bertahan seperti saat ini sehingga petani semangat.

Saat harga kopi anjlok, petani rugi karena biaya panen mahal, sementara menurutnya di Desa Banaran Pulung ada sekitar 15 hektar yang ditanami kopi di lahan milik perhutani.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Kembali Merebak, Dinas Kesehatan Minta Warga Ponorogo Waspada Mpox
Next: Pasca Kebakaram Gedung Lab Komputer, SMKN 1 Jenangan Pastikan KBM Tetap Berjalan

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.