Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Agustus
  • 22
  • Ratusan KK di 6 Dukuh Ponorogo Terdampak Kekeringan
  • Jelajah

Ratusan KK di 6 Dukuh Ponorogo Terdampak Kekeringan

Gema Surya FM Kamis 22 Agustus 2024 | 14:34 WIB
bpbd
BPBD Ponorogo terus melakukan dropping air di wilayah yang mengalami kekeringan. Gambar petugas BPBD lakukan droping air di Wates, Slahung. (Foto/BPBD Ponorogo)

Kekeringan di Ponorogo semakin meluas memasuki pekan ketiga bulan Agustus 2024. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Ponorogo, sudah ada 6 dukuh dengan 546 KK yang terdampak.

Masun, Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, menjelaskan bahwa 6 dukuh tersebut berada di 2 kecamatan, yaitu Pulung dan Slahung, yang membutuhkan air bersih. Hal ini disebabkan oleh debit sumber air bersih yang sudah berkurang.

“6 dukuh yang mengalami kekurangan air bersih adalah Krajan Tengah dan Bedog Wates di Kecamatan Slahung; Jenggring Desa Duri, Slahung; Lingkungan Magersari, Sukun, dan Krajan Desa Sidoharjo; serta Dusun Dungus Desa Karangpatihan, Pulung,” jelasnya.

Dari 6 dukuh tersebut, yang paling banyak terdampak adalah Dusun Dungus dengan jumlah 276 kepala keluarga.

“Sementara itu, yang paling sedikit terdampak adalah Lingkungan Mergasari Dukuh Sukun Desa Sidoharjo, Pulung, dengan jumlah 13 KK,” terangnya. 

Adapun jumlah pengiriman air pun beragam, mulai dari 1 tangki berisi 6.000 liter hingga 2 tangki dalam seminggu, tergantung debit sumber air di lingkungan setempat. Masun menambahkan, kebutuhan air bersih per orang adalah sekitar 60 liter per hari.

Berdasarkan rilis BMKG pada akhir Juli 2024, kekeringan dominan terjadi pada bulan Agustus. Namun, dalam rilis tersebut belum ada pemberitahuan mengenai kapan kekeringan akan berakhir. (rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Rawan Longsor, Pemdes Bekiring Sambut Baik Pembentukan Destana oleh BPBD
Next: DISBUDPARPORA Tanggapi Peserta Festival Reog Yang Jatuh, Panggung Alun Alun Sudah Dilebarkan Sejak Tahun Lalu

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.