Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Agustus
  • 5
  • Menko PMK Muhadjir Effendy Minta Pemda Intervensi Harga Jagung Ditingkat Petani
  • Jelajah

Menko PMK Muhadjir Effendy Minta Pemda Intervensi Harga Jagung Ditingkat Petani

Gema Surya FM Senin 5 Agustus 2024 | 10:44 WIB
jagung
Kegiatan Panen Raya Jagung di Prayungan Sawoo Ahad (04/8) (Foyo:Yudi)

Harga jagung di tingkat petani yang lebih murah membuat pemerintah daerah diminta melakukan intervensi harga. Jika dibandingkan dengan harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga jagung tingkat petani di Ponorogo sebesar Rp4.400 per kilogram dinilai jauh lebih murah dimana harga di Bapanas saat ini berkisar Rp5.690 per kilogram.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat melakukan panen raya jagung di Prayungan Sawoo Ahad (04/8), dimana menurutnya harus ada intervensi harga dari Pemda, supaya harganya bisa dikendalikan.

Dengan intervensi itu, diharapkan Pemda bisa mengendalikan harga agar sesuai, sehingga petani tidak dirugikan dengan harga jagung yang murah seperti saat ini, pihak-pihak tertentu juga diminta tidak bermain-main memanfaatkan momen untuk mencari keuntungan yang bisa mengakibatkan kerugian kepada petani.

Untuk mengatasi persoalan seperti ini, kata Muhadjir mestinya Pemda bisa mengalokasikan anggaran untuk melakukan pembelian, petani sebetulnya juga tidak ingin untuk mencari keuntungan sebanyak mungkin, dimana hanya meminta harga wajar, artinya, cukup untuk mengganti jerih payah dan sewa lahan miliknya.

Muhadjir mengungkapkan produksi para petani di Indonesia sebenarnya juga tidak kalah bersaing dengan petani di Vietnam atau Brazil, bahkan, menurutnya mental kerjanya lebih hebat karena bisa bekerja di sawah dengan jam kerja yang cukup lama, mulai pagi hingga sore hari.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Cabe Melambung, Petani Mengaku Nyucuk dengan Biaya Tanam
Next: Peringati Hari Anak Nasional: Ponorogo Gaungkan Perlindungan dan Kemajuan Anak

Related Stories

nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.