Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD
  • Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Desa Bringinan Jambon Harumkan Ponorogo, Raih Juara 4 Nasional Perlindungan Pekerja Migran
  • EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Mulai Sasar Kampung Transmigrasi Aceh Tengah Untuk Layanan Kesehatan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Juli
  • 3
  • Ketua Paguyuban Parkir Minta Dishub Tegas Tangani Jukir Ilegal di Aloon-aloon Ponorogo
  • Jelajah

Ketua Paguyuban Parkir Minta Dishub Tegas Tangani Jukir Ilegal di Aloon-aloon Ponorogo

Gema Surya FM Rabu 3 Juli 2024 | 12:12 WIB
Par

Adanya oknum juru parkir ( jukir ) yang menarik uang parkir sepeda motor Rp 5 ribu di Aloon-aloon, disesalkan Ahmad, ketua paguyuban Parkir Ponorogo. Bagaimana tidak, jika tindakan itu telah mencoreng nama baik juru parkir yang ada di kota reog yang selalu berusaha tertib dan taat aturan. Karenanya paguyuban minta dinas perhubungan turun tangan dengan menindak tegas oknum jukir nakal tersebut.

Pihaknya memastikan tukang parkir itu liar alias ilegal dimana beraksi saat ada moment tertentu saja memanfaatkan keramaian kota.

Ia juga menambahkan, bisa jadi ada jukir resmi yang mengajak anak buah untuk membantu menata kendaraan, namun mereka memungut uang parkir sendiri tanpa dilengkapi karcis. “Kami khawatir jika aksi ini terus dibiarkan tidak hanya mencoreng nama jukir tapi juga nama Ponorogo,” lanjutnya.

Ahmad mengungkapkan bahwa selama ini yang mengunjungi keramaian seperti Grebeg Syuro di Aloon-Aloon merupakan warga luar kota Reog. Laporan yang masuk ke paguyuban menunjukkan masalah hanya terjadi di kawasan Aloon-Aloon, sementara di jalan Hos Cokro Aminoto masih sesuai dengan perda yang ada.

Ia juga mengakui bahwa saat event Grebeg Syuro, tarif parkir diberlakukan insidental, yaitu Rp 3 ribu untuk motor, Rp 5 ribu untuk mobil, dan Rp 10 ribu untuk truk atau bus. “Namun dalam praktik di lapangan, banyak juga mobil yang hanya membayar Rp 2 ribu, tapi ada juga yang justru tidak mau meminta kembalian jika uangnya lebih,” tambah Ahmad.

Ahmad menyebut hal tersebut merupakan suka duka menjadi juru parkir lantaran tidak hanya mengedepankan pendapatan semata melainkan juga sosial. “Ini adalah suka duka menjadi juru parkir, kami tidak hanya mengejar pendapatan semata, tetapi juga aspek sosial,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Pembarong yang Jatuh dari Panggung Saat FRR, Dipastikan Tidak Alami Cedera Apapun
Next: Karena Sakit, Seorang Jamaah Haji Ponorogo yang Tertinggal di Arab Saudi Wafat

Related Stories

BP
  • Jelajah

BPBD Ponorogo Diserbu Puluhan Siswa PAUD

Gema Surya FM Kamis 22 Januari 2026 | 07:25 WIB
bobd
  • Jelajah

Puluhan Siswa PAUD Kunjungi BPBD, Dapat Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 15:34 WIB
ld.jpg
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.