Jelajah

Polisi Panggil Pengunggah Informasi Hoaks di Medsos Terkait Laka Ngrupit

Petugas patroli satlantas Polres sempat jadi kambing hitam dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di depan Balai Desa  Ngrupit  jenangan pada Senin 27 mei 2024 jam 11 siang. Berniat memberi pertolongan pada para korban, Polisi justru disebut sebut menjadi biang lakalantas itu lantaran dikejar petugas. 

Kabar tersebut sempat viral di media sosial, sehingga akhirnya polres harus turun tangan memanggil pelaku yang menyebarkan informasi hoaks tsb, untungnya ada rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian dengan jelas kronologis peristiwa sembari Polisi juga melakukan klarifikasi.

IPDA Partono, kanit kamsel satlantas Polres Ponorogo mengatakan pengunggah informasi bohong sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, pihaknya tidak melakukan penahanan hanya memberikan edukasi agar bisa ber medsos dengan bijak, adapun para pengendara motor yang terlibat laka lantas juga memilih jalan damai, apalagi tidak ada korban luka berat dari kejadian tersebut dimana hanya babras saja.

Dijelaskan kronologis peristiwa itu dimana polisi sedang melakukan patroli di jalan puspita jaya ngrupit jenangan, tiba-tiba di depannya atau dari arah utara ke selatan, ada motor yang dikendarai seorang ibu belok ke kanan mendadak dan dimungkinkan tanpa menyalakan lampu sein. Padahal dibelakangnya ada pengendara motor yang akhirnya terjadi serempetan sehingga jatuh terguling. 

Polisi yang mengetahui langsung menolong para korban dan mengamankan arus lalu lintas, namun entah apa alasannya, tiba tiba muncul di media sosial yang menyebut kasus lakalantas itu terjadi karena dikejar Polisi.