Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Oktober
  • 26
  • Untuk Penuhi Kebutuhan Air di Sekolah, Siswa-Siswi SDN 1 Baosan Kidul Ngrayun Bawa Kresek Hingga Jerigen
  • Headline
  • Jelajah

Untuk Penuhi Kebutuhan Air di Sekolah, Siswa-Siswi SDN 1 Baosan Kidul Ngrayun Bawa Kresek Hingga Jerigen

Gema Surya FM Kamis 26 Oktober 2023 | 10:44 WIB
Tangkapan layar dari sebuah vidio yang beredar. Siswa/siswi SDN 1 Baosan Kidul, Ngrayun bawa air untuk kebutuhan di sekolahan.
Tangkapan layar dari sebuah vidio yang beredar. Siswa/siswi SDN 1 Baosan Kidul, Ngrayun bawa air untuk kebutuhan di sekolahan.

Beberapa bulan terakhir, siswa-siswi dari SDN 1 Baosan Kidul Ngrayun telah menjadi pahlawan di lingkungannya. Saat ke sekolah tidak hanya menenteng tas dan buku tetapi juga kresek, botol, ember, atau jerigen yang berisi air setiap dua hari sekali atau ketika stok air akan habis.

“Hampir 2 bulan terakhir ini kan wilayah sini namanya Dukuh Patuk, Desa Baosan Kidul, Ngrayun. Di sini memang 2 bulan terakhir hampir semua kebutuhan untuk keluarga itu kurang,” kata Budiyati, guru senior di SDN 1 Baosan Kidul Ngrayun melalui sambungan telepon saat program Jelajah Pagi RGS FM, Kamis, (26/10).

Mereka melakukan hal ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sekolah yang telah mengalami krisis pasokan air sejak dua bulan lalu.

Bidyati mengatakan, hal ini sebagai upaya bersama. Mereka rela membawa air dari rumah atau sumber terdekat untuk memastikan bahwa kegiatan pembelajaran di sekolah tidak terganggu oleh masalah air.

“Ini juga SD saya juga kan baru dapat proyek, itu air juga beli. Setiap tahun kemarau pasti seperti ini, dan anak-anak juga seperti itu 2 hari sekali. Kalau anak-anak buat buang air besar dan buang air kecil,” ungkapnya. 

Melihat kondisi yang terjadi setiap tahun ini, sebenarnya komite telah membuat sumur bor. Namun sayangnya, sumur bor yang menghabiskan dana puluhan juta itu hanya menghasilkan sedikit air, sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan sekolah. (aj/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Logistik Pemilu 2024 Masuk ke Gudang KPUD Ponorogo, Polisi Mulai Berjaga
Next: Masih Labil, Lokasi Longsor Dukuh Kendal Desa Bareng Dipasangi Patok

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.