
Dinas sosial P3A Pemkab Ponorogo akan mengupayakan salah satu warga Desa Ngunut Babadan Ponorogo atas nama Siti (35) korban ledakan gas elpiji untuk bisa mendapatkan kartu indonesia sehat (KIS), pasalnya wanita itu mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya dan harus menjalani operasi minimal 4 kali sehingga membutuhkan biaya cukup banyak.
Supriyadi kepala dinas sosial P3A mengatakan musibah tersebut sebenarnya terjadi sepakan lalu tepatnya Kamis (20/07) dimana awalnya korban hendak memasak di dapurnya, dari keterangan yang ia dapatkan, sebenarnya sejak pagi sudah tercium bau gas yang cukup penyengat dan sudah diganti dengan yang baru, pasca diganti korban menyalakan kembali kompornya dan langsung terjadi ledakan.
Pasca kejadian yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah sakit namun karena luka bakarnya parah sehingga dirujuk ke RSUD dr. Sutomo Surabaya. Informasi yang diterimanya saat ini korban sudah menjalani operasi satu kali dengan kondisi yang membaik. Supriyadi berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bagi semua masyarakat agar selalu berhati hati jika menyangkut penggunaan gas.