
Tahun ajaran baru, banyak SD Negeri di Ponorogo yang kekurangan murid. Bahkan ada sekolah yang sama sekali tidak mendapatkan siswa, salah satunya SD Negeri Jalen Balong.
Dedy Adi Nugroho Kepala SDN Jalen Balong mengakui tahun ini, pihaknya tidak memperoleh peserta didik baru.
“sebetulnya kemarin ada yang daftar juga, sudah ada dua. Minggu kemarin menanyakan kelanjutannya seperti apa. Karena yang dua ini berkeinginan untuk di kelas 1 ada temennya,” kata Dedy kepada Jurnalis RGS FM.
Alasan orang tua masuk akal, karena anaknya jika dipaksa sekolah tidak memiliki teman sehingga pilih pindah.
Sebenarnya pihaknya telah berupaya untuk memperoleh peserta didik baru dari memberikan fasilitas seragam gratis, tabungan uang untuk membeli LKS, bahkan pemberian transportasi gratis untuk calon peserta didik.
Dedy mengungkapkan, fasilitas tersebut merupakan iuran dari kocek gurunya sendiri. Tahun lalu pihaknya hanya memperoleh satu siswa, tidak ada siswa yang mendaftar tahun ini karena kalah bersaing dengan adanya lembaga pendidikan lain yang ada di desanya.
“Untuk kelas 1 saat ini kosong, untuk kelas 2 ada satu, kelas 3 ada tiga, kelas 4 ada lima, kelas 5 ada lima, dan kelas 6 nya ada sepuluh. Totalnya 24,” tambahnya.
Pihaknya pun masih menunggu langkah Dinas Pendidikan untuk SDN Jalen kedepannya. (yd/rl/ab)