Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • November
  • 5
  • Dinkes Minta Hobby Warga Menanam Tanaman Hias, Mulai Diselingi Tanaman Pengusir Nyamuk
  • Headline
  • Jelajah

Dinkes Minta Hobby Warga Menanam Tanaman Hias, Mulai Diselingi Tanaman Pengusir Nyamuk

Gema Surya FM Kamis 5 November 2020 | 12:13 WIB
serai

Mengoleksi tanaman hias, seakan menjadi trend ditengah pandemi ini. Hanya saja, Dinas kesehatan Ponorogo minta, agar kegiatan tersebut memiliki banyak fungsi yakni dampak lebih terhadap kesehatan. Seperti disampaikan Edy Kusnanto, Kasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular dinas kesehatan, masyarakat penggemar tanaman hias  bisa mengikut sertakan  tumbuhan pengusir nyamuk, seperti lavender, jodia, kemangi serta serai dalam koleksinya. Beberapa tanaman tadi, selain  tidak disukai nyamuk, kalau dirawat juga tidak kalah indah dengan lainnya.

Bahkan untuk kemangi dan serai, juga baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi dan sebagai bumbu masakan. Jangan sampai hobby bertanam, justru mengundang bertelurnya nyamuk, karena menimbulkan adanya genangan air dan rerimbunan pohon. Diakui jika nyamuk akan selalu ada disetiap musim apapun. Namun, memasuki musim penghujan, ancaman serangan demam berdarah akan terjadi. Gerakan pemberantasan sarang nyamuk PSN, tetap harus dilakukan, selain gerakan 3 M, juga bisa menaman tumbuhan pengusir nyamuk dan  bisa juga memelihara ikan cupang.

Sementara kasus demam berdarah di Ponorogo sampai Oktober mencapai 147 kasus dengan korban meninggal dunia 2 orang, Jumlah tersebut turun drastis dibanding tahun lalu, yang mencapai ribuan kasus, dan belasan pasien diantaranya meninggal dunia.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Supra X Ditukar Paksa Dengan Sepeda Onthel, Warga Balong Rugi Jutaan Rupiah
Next: Stok Darah A Di UDD PMI Ponorogo Mulai Menipis

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.