Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2019
  • Mei
  • 28
  • Rem Blong, Motor Matic Masuk Jurang di Tikungan 23 Bungkal
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Motor Matic Masuk Jurang di Tikungan 23 Bungkal

Admin Selasa 28 Mei 2019 | 15:57 WIB
laka ngrayun

Laka tunggal terjadi di jalan raya Ponorogo-Ngrayun, tepatnya di tikungan 23 desa Pelem Bungkal Senin siang 27/05/2019. Sepeda motor matic yang dikendarai Sudarono (30) warga desa gombang slahung yang membonceng Rumiyati (44) asal desa Prajegan Sukorejo masuk jurang sedalam 10 meter. Sudarono langsung meninggal di TKP, sedangkan Rumiyati mengalami luka parah dan kini masih dirawat di rumah sakit.

IPTU Badri – Kanit Laka Lantas Polres Ponorogo menjelaskan kronologis kejadian ini kepada Gema Surya FM Selasa pagi. Berdasarkan keterangannya, korban yang berboncengan menggunakan motor honda vario melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sekitar 40 km/jam. Sewaktu melewati jalan menikung kekanan korban jatuh sendiri ke dalam jurang sedalam 10 meter. Korban Sudarono langsung meninggal di TKP karena saat jatuh ke jurang terbentur pohon pinus. Luka yang dialami cukup parah, yakni telinga kanan kiri, dan hidung keluar darah. Sedangkan Rumiyati mengalami luka tangan kanan patah dan dalam kondisi sadar.

https://gemasuryafm.com/wp-content/uploads/2019/05/ipda-badri-kanit-laka-polres-laka-jalur-ngrayun.m4a

Suara : IPTU Badri – Kanit Laka Lantas Polres Ponorogo

Terjadinya laka ini masih kata IPTU Badri, disebabkan human error. Cara korban mengemudikan kendaraan di daerah pegunungan terjal dan menikung dinilai kuirang lihai. Apalagi kendaraan yang dipakai jenis matic. Motor jenis matic ketika dipakai berkendara di wilayah pegunungan maka rem full bekerja. Karenanya bagi warga yang menggunakan sepeda motor matic di wilayah pegunungan harus lebih hati-hati. Hindari kecepatan diatas 30 km/jam. Di atas kecepatan tersebut rem akan menjadi panas yang pada akhirnya rem akan blong, seperti yang dialami korban. (rh)

About the Author

Admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Penjualan Roti Bolu di Sooko Naik Pesat pada Bulan Ramadhan
Next: Tuntut Pilkades Desa Pager Diulang, Puluhan Masa Geruduk Kantor Kecamatan Bungkal

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.