
Warung Seblak Kemalingan Rugi Perkirakan 4 Juta (Foto: Yudi)
Aksi pencurian yang menyasar lapak usaha kembali meresahkan warga Ponorogo. Kali ini, sebuah warung kontainer penjual seblak di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, dibobol maling pada Rabu pagi, 8 Juli 2026. Akibat kejadian tersebut, pemilik warung mengalami kerugian sekitar Rp4 juta.
Pemilik warung, Uci Rahmawati, mengatakan pelaku berhasil membawa kabur lima tabung LPG, satu unit telepon seluler operasional, uang tunai sekitar Rp200 ribu, hingga dua unit kamera CCTV yang terpasang di lokasi.
“Saat saya datang ke warung, saya kaget karena lima tabung LPG, satu HP operasional, uang sekitar Rp200 ribu, dan dua kamera CCTV sudah hilang. Kalau ditotal, kerugian saya sekitar Rp4 juta,” ujar Uci.
Menurutnya, aksi pencurian diduga terjadi pada malam hari. Awalnya ia tidak menaruh curiga karena gembok pintu utama kontainer masih dalam kondisi utuh dan terkunci rapi.
“Awalnya saya tidak curiga karena gembok pintu depan masih utuh. Setelah saya periksa lebih teliti, ternyata pelaku masuk dengan cara merusak dan menjebol dinding bagian belakang kontainer,” katanya.
Uci mengaku kehilangan tersebut sangat berdampak terhadap aktivitas usahanya. Selain kehilangan barang dagangan dan peralatan, kejadian itu juga mengganggu operasional warung yang setiap hari melayani pelanggan.
“Kejadian ini tentu sangat berpengaruh terhadap usaha saya. Barang-barang yang hilang semuanya digunakan untuk operasional warung, jadi aktivitas jualan juga ikut terganggu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut merupakan kali pertama yang dialaminya. Namun, sebelumnya ia sering mendengar informasi bahwa sejumlah lapak usaha di sekitar lokasi juga pernah menjadi sasaran pencurian, terutama kehilangan tabung gas.
“Ini baru pertama kali saya mengalami pencurian. Tapi saya memang sering mendengar ada lapak-lapak lain di sekitar sini yang juga kehilangan tabung gas, jadi semoga pelakunya segera tertangkap,” pungkas Uci.



