
12 Kejadian Kebakaran di Bulan Juni (Foto: Damkar)
Kasus kebakaran di Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan memasuki musim kemarau. Data Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo mencatat, jumlah kejadian kebakaran pada Juni 2026 meningkat dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan sepanjang Juni 2026 tercatat sebanyak 12 kasus kebakaran. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Mei yang hanya lima kejadian dan April yang hanya dua kejadian.
“Selama bulan Juni tercatat ada sekitar 12 kejadian kebakaran. Sementara pada bulan Mei hanya lima kejadian dan April hanya dua kejadian. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan memasuki musim kemarau,” ujar Bambang Supeno.
Menurutnya, meningkatnya jumlah kebakaran pada musim kemarau dipengaruhi kondisi cuaca yang kering serta angin yang cukup kencang sehingga api lebih mudah membesar dan merambat ke bangunan maupun lahan di sekitarnya.
“Musim kemarau dengan kondisi cuaca yang kering dan berangin memang sangat berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Karena itu masyarakat harus lebih waspada terhadap berbagai sumber api,” katanya.
Bambang menjelaskan, sebagian besar kejadian kebakaran yang terjadi masih didominasi kebakaran rumah tinggal dan kandang ternak. Pihaknya memastikan petugas selalu bersiaga selama 24 jam untuk merespons setiap laporan yang masuk dari masyarakat.
“Sebagian besar kejadian masih didominasi kebakaran rumah dan kandang ternak. Kami selalu siaga dengan personel dan armada, bahkan apabila kebakarannya cukup besar kami juga dibantu oleh para relawan untuk mempercepat proses pemadaman,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan api maupun instalasi listrik selama musim kemarau. Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan, memastikan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, serta menggunakan instalasi listrik yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan saat musim kemarau, selalu mengecek kondisi dapur sebelum meninggalkan rumah, serta menggunakan instalasi listrik yang sesuai standar SNI. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkas Bambang Supeno.



