
Warga Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel dan Desa Wates, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo akhirnya bisa tersenyum bahagia. Akses penghubung dua desa yang sebelumnya rusak parah akibat longsor kini mulai tertangani dengan pembangunan jembatan darurat permanen sementara berbahan plat baja.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan kolaborasi antara Polres Ponorogo dan Pemkab Ponorogo, dibantu pemerintah desa serta warga setempat melalui gotong royong.
Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi mengatakan, jembatan darurat mulai dibangun sejak 20 Januari 2026 dan saat ini masih dalam tahap pengecoran tiang penyangga.
“Jembatan darurat ini mulai kami bangun pada 20 Januari 2026. Saat ini masih proses pengecoran tiang jembatan, dan diperkirakan dua hingga tiga minggu lagi selesai,” ujar AKP Nuryadi.
Meski proses pengerjaan belum sepenuhnya rampung, jembatan sepanjang 32 meter dengan lebar 1,2 meter itu sudah dapat dilalui kendaraan roda dua.
“Untuk sementara sudah bisa dilewati kendaraan roda dua, sehingga aktivitas warga tidak lagi lumpuh total,” tambahnya.
Ia menjelaskan, dalam proses pembangunan sempat terjadi kendala berupa longsor susulan yang menghambat pekerjaan. Namun berkat kerja sama dan gotong royong antara aparat dan masyarakat, material longsoran berhasil dievakuasi.
“Memang ada kendala longsor, tetapi berkat gotong royong bersama warga, material yang menutup akses bisa segera kami bersihkan,” jelasnya.
Sebelum dibangun jembatan darurat, kondisi jembatan di Dukuh Dayakan, Desa Wagir Lor, nyaris ambruk setelah badan jalan tergerus longsor. Peristiwa tersebut bahkan sempat viral di media sosial karena memperlihatkan kondisi akses yang memprihatinkan.
Jalur penghubung antara Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel dan Desa Wates, Kecamatan Jenangan itu merupakan akses vital masyarakat. Selain digunakan anak sekolah, jalan tersebut juga menjadi jalur utama aktivitas ekonomi warga.
“Jalur ini sangat penting bagi masyarakat. Sesuai petunjuk Kapolres, kami berupaya agar akses ini bisa segera digunakan kembali dengan membangun jembatan darurat bersama masyarakat,” pungkas AKP Nuryadi.



