Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 5
  • Diduga Baut Jembatan Ngijon Hilang Dicuri, Pemdes Ngrukem Mlarak Lakukan Pengecekan
  • Jelajah

Diduga Baut Jembatan Ngijon Hilang Dicuri, Pemdes Ngrukem Mlarak Lakukan Pengecekan

Gema Surya FM Kamis 5 Februari 2026 | 06:31 WIB
jmb

Pemerintah Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, turun tangan menangani kondisi Jembatan Gantung Ngijon yang menghubungkan Desa Ngrukem dengan Desa Kemuning, Kecamatan Sambit. Jembatan tersebut dilaporkan mengalami kemiringan akibat baut sling yang mulai kendor.

Kepala Desa Ngrukem, Bambang Mampriyono, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Kami mendapat laporan dari warga bahwa posisi jembatan gantung Ngijon terlihat miring. Setelah itu, kami segera memanggil tukang las untuk melakukan pengecekan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa baut dalam kondisi kendor, bahkan ada yang hilang.

“Memang benar, ada beberapa baut yang hilang dan harus diganti dengan yang baru. Sekaligus tadi kami lakukan pengencangan baut yang mulai kendor,” jelas Bambang.

Namun demikian, pihak desa belum dapat memastikan penyebab hilangnya baut tersebut.

“Kami belum tahu apakah baut itu hilang karena dicuri atau memang lepas sendiri. Yang jelas, sekarang sudah kami tindak lanjuti agar kembali aman,” tegasnya.

Jembatan Gantung Ngijon diketahui memiliki peran vital bagi masyarakat. Jembatan yang dibangun sejak tahun 2018 itu memiliki panjang sekitar 40 meter dan lebar 1,5 meter.

“Jembatan ini sangat penting karena menjadi penghubung utama warga Ngrukem dan Kemuning. Selama ini hanya digunakan untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Ayam dan Telur Melonjak, Berdampak pada Keuntungan Pedagang Makanan
Next: Pekerja Migran Masih Mendominasi Tingginya Angka Perceraian di Ponorogo

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.