
Sedikitnya tiga bangunan di RT 01 RW 01 Dukuh Depok, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, mengalami kerusakan akibat sambaran petir pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.
Tiga bangunan tersebut masing-masing milik Kateno, Risma Diah, serta Kantor Desa Nglewan. Dari ketiga bangunan itu, kerusakan terparah dialami rumah milik Risma Diah.
Plester tembok rumah rontok dan hancur, sejumlah genting pecah, antena televisi roboh, peralatan WiFi rusak, instalasi listrik PLN mengalami kerusakan, serta sejumlah peralatan elektronik lainnya ikut terdampak.
Kepala Desa Nglewan, Suwandi, mengatakan saat kejadian wilayahnya memang diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat disertai angin kencang dan petir.
“Waktu itu hujan cukup deras, disertai angin dan petir. Tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar dan aliran listrik PLN langsung padam,” ujar Suwandi.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja,” katanya.
Suwandi menambahkan, pihak pemerintah desa telah mengajukan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk penanganan dampak kerusakan akibat sambaran petir tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Desa Nglewan Sambit, Panti Siswanto, mengungkapkan ada warga yang melihat langsung peristiwa sambaran petir tersebut.
“Ada warga yang mengetahui sambaran petir itu seperti ledakan api di langit yang menghantam tanah. Suaranya sangat menggelegar, bahkan terdengar hingga desa tetangga,” jelas Panti.



