Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 28
  • Hasil Otopsi Wanita Tewas di Golan Sukorejo, Luka di Kepala Hingga Leher, Korban Meninggal Lebih dari 24 Jam
  • Headline
  • Jelajah

Hasil Otopsi Wanita Tewas di Golan Sukorejo, Luka di Kepala Hingga Leher, Korban Meninggal Lebih dari 24 Jam

Gema Surya FM Rabu 28 Januari 2026 | 10:21 WIB
otopsi

Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri melakukan otopsi terhadap jenazah Nor Aini (55), perempuan asal Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban yang sebelumnya ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Proses otopsi dilaksanakan di RSUD Dr. Harjono, Ponorogo, pada Senin sore, 26 Januari 2026. Tim forensik menghabiskan waktu hampir dua jam untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tubuh korban.

Humas RSUD Dr. Harjono, Sugianto, mengatakan kondisi jenazah saat diperiksa sudah menunjukkan tanda-tanda lebam di beberapa bagian tubuh.
“Dari hasil pemeriksaan, tubuh korban sebagian sudah dalam keadaan lebam. Selain itu, terdapat luka di area kepala, leher sebelah kiri, kedua tangan, serta paha kanan,” ujar Sugianto.

Ia menambahkan, temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban telah meninggal lebih dari satu hari sebelum akhirnya ditemukan warga.

Hal senada disampaikan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali. Ia menjelaskan bahwa hasil autopsi menunjukkan banyak luka serius pada tubuh korban.
“Hasil autopsi ditemukan banyak luka di bagian kepala, tangan, dan leher korban. Di bagian kepala terdapat bekas sayatan dan pukulan benda tumpul, sehingga indikasi korban dibunuh sangat kuat,” kata AKP Imam Mujali.

Bahkan, menurutnya, luka di bagian leher korban tergolong sangat parah.
“Yang lebih mengerikan, luka sayatan di leher hampir putus akibat benda tajam,” ungkapnya.

Berdasarkan kesimpulan tim forensik, AKP Imam Mujali menegaskan bahwa penyebab kematian Nor Aini adalah luka sayatan di leher. Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Titik beratkan Preemtif Melalui Edukasi dan Sosialisasi ke Pelajar
Next: Dalam Sebulan, Poli Jiwa RSUA Ponorogo Tangani Ratusan Pasien dengan Kesehatan Mental, Didominasi Usia Produktif

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.