
Tim relawan Emergency Medical Team (EMT) Rumah Sakit Umum Aisyiyah (RSUA) Ponorogo akan bertugas di Puskesmas Pameu, Aceh. Kehadiran tim ini direncanakan untuk menghidupkan kembali pelayanan Puskesmas Pameu yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.
Salah satu relawan EMT RSUA Ponorogo, dr. Taufik Nur, mengatakan bahwa tim dari RSU Aisyiyah akan berada di Pameu hingga penugasan di Aceh selesai. Selama bertugas, tim akan fokus melayani masyarakat yang terdampak bencana.
“Tim kami membawa berbagai macam obat-obatan dari Ponorogo, mulai dari obat penyakit kulit, ISPA, hingga penyakit lainnya yang banyak dikeluhkan warga,” ujar dr. Taufik.
Selain itu, dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan, tim EMT RSUA Ponorogo juga menggandeng mahasiswa Muhammadiyah sebagai perantara untuk memudahkan komunikasi dengan warga setempat.
Tidak hanya menyiapkan kebutuhan medis, tim relawan juga telah mempersiapkan kebutuhan untuk kehidupan sehari-hari selama berada di Pameu dengan membawa sejumlah sembako.
Seperti informasi sebelumnya, RSU Aisyiyah Ponorogo mengirimkan relawan Emergency Medical Team (EMT) ke wilayah terdampak bencana di Aceh selama kurang lebih 15 hari, terhitung mulai 15 hingga 29 Januari 2026. Sebanyak delapan personel diterjunkan dalam misi kemanusiaan tersebut, dengan rincian dua dokter umum, empat perawat, satu petugas farmasi, dan satu petugas administrasi.



