
Momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) berdampak pada meningkatnya pemanfaatan layanan WiFi gratis milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ponorogo. Trafik tertinggi terjadi di sejumlah ruang publik dan kawasan keramaian.
Kepala Diskominfo Ponorogo, Sapto Jatmiko, mengatakan saat ini terdapat 18 titik WiFi publik yang tersebar di pusat kota, taman, dan area hiburan.
“Puncak trafik terjadi pada 24 sampai 28 Desember serta pada malam pergantian tahun. Ini seiring meningkatnya aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sapto, titik terpadat berada di taman kota, pusat hiburan, dan terutama kawasan Alun-alun Ponorogo. Lonjakan lalu lintas data sempat menimbulkan gangguan, namun petugas segera melakukan penyesuaian teknis.
“Ada beberapa gangguan, tetapi bisa kami atasi dengan penyesuaian layanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan trafik tak lepas dari tingginya penggunaan ponsel di masyarakat.
“Sekitar 90 persen warga sekarang menggunakan telepon seluler. Ketika berada di keramaian, mereka cenderung memanfaatkan WiFi publik yang tersedia,” terang Sapto.
Diskominfo memastikan terus memantau kondisi jaringan, terutama pada periode ramai pengunjung, agar layanan WiFi publik tetap stabil dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
“Kami melakukan pemantauan berkala supaya koneksi tetap terjaga dan masyarakat bisa mengakses internet dengan baik,” pungkasnya.



