
Memasuki awal tahun 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo meningkatkan kegiatan pemangkasan ranting pohon di sejumlah ruas jalan kota. Langkah ini dilakukan untuk mencegah pohon roboh dan mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto Sulistiawan, mengatakan pemangkasan dimulai pada Senin (5/1) di Jalan Pramuka, tepatnya dari depan Kolam Renang Tirto Menggolo hingga TK Pembina.
“Kami mulai dari Jalan Pramuka karena berdasarkan pantauan, pohon di kanan-kiri jalan ini sangat rindang dan sebagian rantingnya berpotensi jatuh,” jelasnya.
Adhi menambahkan, pihaknya juga menerima laporan adanya pengendara yang sempat terkena ranting yang jatuh di lokasi tersebut.
“Ada informasi pengguna jalan yang terkena ranting. Itu menjadi perhatian serius kami, sehingga pemangkasan di sini diprioritaskan,” ujarnya.
Targetnya, pekerjaan pemangkasan di Jalan Pramuka rampung pada Jumat (9/1). Setelah itu, kegiatan berlanjut ke beberapa titik lain.
“Selain Jalan Pramuka, tim akan menyasar Jalan Soekarno–Hatta dan Jalan Diponegoro,” kata Adhi.
Kegiatan ini melibatkan tim gabungan dari DLH, Dinas Perhubungan, DPUPKP, Satpol PP, serta Satlantas Polres Ponorogo.
“Kolaborasi lintas instansi penting agar rekayasa lalu lintas dan keselamatan warga tetap terjaga selama proses pemangkasan,” tambahnya.
Menurut Adhi, upaya tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem pada Januari 2026.
“Kami berharap pemangkasan rutin ini bisa meminimalkan risiko pohon tumbang dan menjaga keamanan pengguna jalan,” tutupnya.



