
Peristiwa nahas terjadi di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Seorang pedagang durian ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tersangkut pada dahan pohon durian, Jumat (2/1/2026).
Korban diketahui bernama Jikun (61), warga RT 03 RW 01, Dukuh Plaosan, Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung. Pada pagi hari, korban berangkat bersama anaknya ke kebun durian milik Sutarto, warga Wagir Lor, Ngebel, untuk melakukan penyemprotan hama.
Kepala Desa Kesugihan, Sugeng Riyanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban terjatuh dari pohon durian dan tubuhnya kemudian tersangkut di dahan pada ketinggian sekitar enam meter.
“Korban sehari-hari berjualan durian. Ia membeli durian langsung dari petani, dan kebetulan pohon yang dibelinya masih banyak buah muda yang rawan hama. Saat melakukan penyemprotan, korban naik ke atas pohon membawa tangki di punggungnya, sementara anaknya menunggu di bawah,” terang Sugeng.
Diduga kuat, korban terpeleset lalu jatuh dan tersangkut di dahan. Sang anak sempat berusaha menolong, namun posisi korban sulit dijangkau sehingga ia meminta bantuan warga.
Tak lama kemudian, warga bersama pihak kepolisian datang ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam, dan korban berhasil diturunkan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban mengalami luka cukup parah, terutama pada bagian kepala.
Sugeng mengimbau agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat yang bekerja di ketinggian, khususnya saat memanjat pohon.
“Meski sudah terbiasa dan dianggap profesional, keselamatan tetap nomor satu. Gunakan alat pelindung diri, seperti sabuk pengaman dan helm. Apalagi pohon durian umumnya tinggi dan berusia puluhan tahun,” pesannya.



