
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo mengklaim Hong Kong menjadi salah satu negara tujuan selain Taiwan yang diminati pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bumi Reog.
Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Ponorogo, Muhrodhi, mengatakan berdasarkan data yang tercatat di Disnaker sepanjang Januari–Oktober 2025, ada 1.391 PMI Ponorogo yang bekerja di Hong Kong, dengan rincian 1.388 perempuan dan 3 orang laki-laki.
Sedangkan sepanjang tahun lalu, jumlahnya mencapai 1.767 PMI, terdiri dari 1.759 perempuan dan 8 laki-laki.
Berbagai alasan PMI Ponorogo bekerja di negara Hong Kong. Salah satunya, gaji yang ditawarkan cukup tinggi, sehingga banyak PMI yang memilih Hong Kong sebagai negara tujuan bekerja.
Muhrodhi pun mencatat sepanjang tahun lalu total PMI yang bekerja di luar negeri sebanyak 4.147 orang. Mereka bekerja di berbagai negara tujuan.
Sedangkan data sejak Januari–Oktober 2025 ini, total PMI asal Bumi Reog yang bekerja di luar negeri sebanyak 3.409 orang. Jumlah itu diakuinya terus bergerak dinamis.
Banyaknya PMI Ponorogo yang bekerja di luar negeri itu membuat Bumi Reog disebut sebagai kantong TKI atau PMI terbesar di Jawa Timur.



