
penghijauan di musiim penghujan bersama DLH (Ervina)
Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Ponorogo melakukan gerakan penghijauan di sejumlah lokasi. Kegiatan ini menggandeng kelompok masyarakat peduli lingkungan dengan melakukan penanaman ratusan bibit pohon di lahan-lahan kritis.
Pekan ini, ada dua lokasi yang menjadi sasaran kegiatan, yakni di lahan kritis Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, tepatnya di dekat makam Surodiningrat, serta di kawasan sumber mata air Taman Sari, Desa Munggung, Kecamatan Pulung.
Ervinna Nurdiyanti, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan, dan Konservasi Sumber Daya Alam DLH Ponorogo, mengatakan bahwa musim penghujan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan penanaman pohon.
“Selain untuk melestarikan lingkungan, penanaman ini juga bertujuan mencegah banjir dan melindungi sumber mata air,” jelas Ervinna, Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan, kawasan yang dipilih untuk penghijauan tersebut merupakan wilayah yang sering mengalami kekeringan saat musim kemarau. Karena itu, jenis pohon yang ditanam adalah pohon fikus atau sejenis beringin yang memiliki akar kuat untuk menyimpan air dan menahan erosi.
“Selain pohon pelindung, kami juga menanam jenis pohon buah-buahan agar nantinya saat besar bisa produktif dan hasilnya dapat dimanfaatkan warga sekitar,” tambahnya.
Sedikitnya 500 bibit ditanam di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, dan lebih dari 600 bibit di Desa Munggung, Kecamatan Pulung. DLH juga mengimbau agar warga setempat ikut menjaga dan merawat tanaman tersebut agar tumbuh subur serta memberikan manfaat bagi lingkungan di masa mendatang.



