
LAZISMU PONOROGO
Ratusan guru di bawah naungan lembaga pendidikan Muhammadiyah mendapat perhatian khusus dari Lazismu. Melalui program Peduli Guru, para pahlawan tanpa tanda jasa itu menerima bingkisan senilai Rp500 ribu.
Bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo), Rabu, 15 Oktober 2025, digelar acara silaturahmi guru dan tenaga kependidikan yang sekaligus diisi dengan pembinaan serta penyaluran program Peduli Guru.
Wakil Ketua IV Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Jawa Timur, Aditio Yudono, mengatakan bahwa program Peduli Guru telah memasuki tahun ketiga. Untuk wilayah Jawa Timur, program ini menargetkan 1.500 guru penerima manfaat, sedangkan di Ponorogo sekitar 120 guru, mulai dari tingkat TK hingga SMA.
“Mereka yang disasar adalah tenaga pendidik yang bernaung di bawah lembaga pendidikan Muhammadiyah, belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah, dan memiliki kesejahteraan yang minim,” jelas Aditio.
Program Peduli Guru merupakan bentuk bantuan dari Lazismu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas para guru. Harapannya, para guru akan terus memiliki semangat dalam mengajar dan berkarya di bidang pendidikan.
Bantuan yang diberikan dapat berupa pelatihan, pemberdayaan ekonomi, penyediaan buku referensi, maupun tunjangan bagi para tenaga pendidik yang membutuhkan.



