
Fariz, pemilik toko sembako di Kelurahan Kepatihan Wetan, Ponorogo, mengaku menjadi korban penipuan dengan modus penjualan tabung LPG 3 kg. Berawal dari sebuah postingan di Facebook yang menawarkan harga tabung LPG 3 kg dengan harga langsung dari Pertamina, Fariz menghubungi nomor WhatsApp yang tercantum di postingan tersebut.
Pelaku yang mengaku memiliki pangkalan gas mengarahkan Fariz untuk mengklik sebuah tautan untuk mengisi biodata dan jumlah tabung LPG yang akan dipesan. Fariz percaya dan mengikuti perintah pelaku, termasuk melakukan top-up GoPay sebesar Rp180.000 untuk pembayaran awal.
Setelah berhasil, Fariz disuruh mengirimkan screenshot bukti pembayaran kepada pelaku. Namun, ternyata saldo GoPay Fariz otomatis berkurang sekitar Rp175.000. Pelaku masih meminta Fariz mengirimkan uang sekitar Rp125.000, namun Fariz curiga dan diingatkan oleh istrinya bahwa ini mungkin penipuan.
Benar saja, hingga saat ini, orderan tabung gas LPG tidak pernah dikirim ke tempat usahanya, meskipun Fariz siap membayar sisa uang pembayaran dari 10 tabung gas yang dipesan. Fariz berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online.



