
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo melakukan layanan jemput bola bagi warga disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Ada sekitar 2.141 warga penyandang disabilitas fisik maupun mental yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan,” kata Ruli Rahmawati, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Ponorogo.
Dijelaskan, layanan jemput bola tidak hanya sebatas pencatatan kependudukan, perekaman dan pemutakhiran data juga penting untuk mempermudah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam menyalurkan bantuan sosial.
“Banyak penyandang disabilitas dan ODGJ belum menikmati bansos karena terkendala administrasi,” imbuh Ruli.
Langkah tersebut sekaligus untuk melengkapi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSen) yang harus rampung tahun ini.
Selain menyasar disabilitas dan ODGJ, layanan jemput bola juga diberikan untuk warga lanjut usia serta pelajar di daerah pelosok.
Kelompok tersebut kerap kesulitan mengurus dokumen kependudukan karena keterbatasan fisik maupun akses transportasi. (yd/rl/ab)



