Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 27
  • Konservasi Penyelamatan Merak Hijau, Kelompok Tani Hutan Gentan Hijau Ngrupit Jenangan Dapat Penghargaan dari KSDAE
  • Jelajah

Konservasi Penyelamatan Merak Hijau, Kelompok Tani Hutan Gentan Hijau Ngrupit Jenangan Dapat Penghargaan dari KSDAE

Gema Surya FM Rabu 27 Agustus 2025 | 11:44 WIB
uh

Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan memberikan piagam penghargaan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Gentan Hijau Berseri, Desa Ngurpit, Jenangan, Ponorogo. Penghargaan ini diberikan atas peran aktif kelompok tersebut dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati, penyelamatan satwa liar, serta pelestarian merak hijau sejak 2024.

Ketua KTH Gentan Hijau Berseri, Edy Kurniawan, mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan tersebut. Penyerahan dilakukan langsung oleh Dirjen KSDAE, Prof. Dr. Safyawan Pudyatmoko, saat berkunjung ke penangkaran merak di wilayah Ponorogo pada Selasa (26/8).

Dalam kunjungan itu, Safyawan juga menghadiri undangan Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) untuk mengisi kuliah umum bertema penyelamatan alam, baik flora maupun fauna.

Saat ini KTH Gentan Hijau Berseri mengelola tiga lokasi penangkaran burung merak hijau dengan jumlah populasi sekitar 200 ekor. Kelompok yang beranggotakan 15 orang tersebut bahkan tengah melakukan uji coba pelepasliaran lima ekor merak ke lingkungan sekitar pemukiman, setelah masyarakat setempat mendapat edukasi untuk ikut menjaga satwa tersebut.

Merak hijau diketahui semakin langka dan berstatus terancam punah. Upaya konservasi melalui penangkaran diharapkan mampu melindungi satwa endemik itu dari ancaman kepunahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah Raih Bintang Mahaputra Utama, PDM Ponorogo Ikut Bersyukur dan Bangga
Next: Kebakaran Bengkel Motor di Carat Kauman, Kerugian Capai Rp60 Juta

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.