
Kabar gembira bagi masyarakat Ponorogo dan sekitarnya. Setelah berhenti beroperasi selama dua setengah bulan, layanan bus Damri perintis jurusan Ponorogo–Trenggalek–Tulungagung kembali aktif mulai 1 Agustus 2025.
General Manager Damri Kantor Cabang Ponorogo, Henri Martin, menyampaikan bahwa operasional kembali dilakukan setelah pihaknya menerima pemberitahuan dari Pemkab setempat bahwa jalur yang sempat terdampak tanah longsor telah diperbaiki. Titik longsor berada di RT 01 RW 01, Dukuh Puru, Desa Bedoho, Kecamatan Sooko, dan terjadi pada pertengahan Mei lalu.
“Kami sudah melakukan survei ke lokasi dan jalan dinyatakan aman dilalui, termasuk oleh bus Damri,” ujar Henri.
Ia menambahkan bahwa rute perintis Ponorogo–Trenggalek–Tulungagung cukup diminati masyarakat, terutama dari kalangan pedagang dan pekerja kantor. Harapannya, dengan kembali beroperasinya layanan ini, masyarakat bisa mendapatkan akses transportasi yang aman, murah, dan berpengalaman.
Untuk saat ini, keberangkatan dilakukan satu kali sehari dari Terminal Seloaji menuju Trenggalek dan Tulungagung, yakni pukul 07.00 pagi. Sedangkan perjalanan pulang dijadwalkan sekitar pukul 13.00 WIB.



