
Serangan hama wereng cokelat yang menyerang tanaman padi di Kabupaten Ponorogo terus diantisipasi melalui penyemprotan pestisida secara serentak. Hingga akhir Juli, setidaknya 1.372 hektare lahan padi berstatus waspada telah disemprot.
Suwarni, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, menyebutkan penyemprotan telah dilakukan sejak awal Juli dan meliputi ratusan titik di berbagai kecamatan.
“Sejak awal Juli kami telah melakukan penyemprotan secara serentak. Total ada 169 titik sawah di 15 kecamatan yang sudah kami tangani,” kata Suwarni kepada wartawan, Senin (tanggal menyesuaikan).
Ia menjelaskan, sebanyak 1.600 liter pestisida telah disalurkan kepada para petani untuk menyukseskan penyemprotan massal ini.
“Alhamdulillah, dampak dari penyemprotan serentak ini mulai terlihat. Populasi hama wereng cokelat berangsur terkendali,” ujarnya.
Meski demikian, Suwarni tetap mengingatkan petani untuk tidak lengah. Sebab, hama wereng diprediksi akan muncul kembali pada musim tanam berikutnya.
“Petani harus tetap waspada. Generasi baru hama wereng berpotensi menyerang kembali di musim tanam mendatang. Karena itu, kami minta petani lebih intensif dalam melakukan pengamatan terhadap tanaman padi,” pungkasnya.



