Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 16
  • Banyak Sekolah Tak Dapat Murid, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari
  • Jelajah

Banyak Sekolah Tak Dapat Murid, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari

Gema Surya FM Rabu 16 Juli 2025 | 13:41 WIB
Evi Dwitasari

Masih banyaknya sekolah negeri, terutama tingkat SD dan SMP, yang tidak mendapatkan murid sama sekali di tahun ajaran baru ini memantik keprihatinan kalangan legislatif yang berkantor di Gedung DPRD Ponorogo, Alon-Alon Timur.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari, menyampaikan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan agar sekolah negeri bisa kembali diminati oleh masyarakat.

“Harus ada kreativitas dan inovasi dari sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, agar mampu menarik minat orang tua dan calon siswa,” tegas Evi, Selasa (16/7/2025). Ia menambahkan, sekolah perlu memahami kebutuhan wali murid terhadap pendidikan anaknya ke depan.

Meski demikian, politisi PDI Perjuangan ini menyebut, persoalan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, baik bagi legislatif maupun eksekutif untuk mencari solusi yang tepat.

Evi memahami bahwa para guru di sekolah-sekolah tersebut sebenarnya telah memetakan calon siswa kelas 1 di wilayah desa masing-masing sebelum tahun ajaran dimulai. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit orang tua yang tetap memilih menyekolahkan anaknya di SD negeri lain yang dianggap lebih baik.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan bahwa tidak akan ada penutupan atau regrouping sekolah meskipun tidak mendapatkan murid baru. “Kami sepakat bahwa di setiap desa harus tetap ada satu SD negeri sebagai wujud pelayanan pendidikan dasar kepada masyarakat,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada tahun ajaran baru ini, sejumlah SD dan SMP negeri di Ponorogo mengalami kekurangan siswa, bahkan beberapa di antaranya tidak mendapatkan murid baru sama sekali. Kondisi ini menjadi perhatian serius dan mendorong semua pihak untuk melakukan pembenahan menyeluruh dalam sistem pendidikan daerah.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Sudah Ada 4 Hektare Gagal Panen Akibat Wereng, Penyemprotan Serentak Wajib dan Masif
Next: Kumpulkan Tenaga Pendidik SR di Rumah Dinas, Bupati Ajak Guru Tinggal di Asrama

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.