Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027
  • May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial
  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 16
  • Banyak Sekolah Tak Dapat Murid, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari
  • Jelajah

Banyak Sekolah Tak Dapat Murid, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari

Gema Surya FM Rabu 16 Juli 2025 | 13:41 WIB
Evi Dwitasari

Masih banyaknya sekolah negeri, terutama tingkat SD dan SMP, yang tidak mendapatkan murid sama sekali di tahun ajaran baru ini memantik keprihatinan kalangan legislatif yang berkantor di Gedung DPRD Ponorogo, Alon-Alon Timur.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari, menyampaikan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan agar sekolah negeri bisa kembali diminati oleh masyarakat.

“Harus ada kreativitas dan inovasi dari sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, agar mampu menarik minat orang tua dan calon siswa,” tegas Evi, Selasa (16/7/2025). Ia menambahkan, sekolah perlu memahami kebutuhan wali murid terhadap pendidikan anaknya ke depan.

Meski demikian, politisi PDI Perjuangan ini menyebut, persoalan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, baik bagi legislatif maupun eksekutif untuk mencari solusi yang tepat.

Evi memahami bahwa para guru di sekolah-sekolah tersebut sebenarnya telah memetakan calon siswa kelas 1 di wilayah desa masing-masing sebelum tahun ajaran dimulai. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit orang tua yang tetap memilih menyekolahkan anaknya di SD negeri lain yang dianggap lebih baik.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan bahwa tidak akan ada penutupan atau regrouping sekolah meskipun tidak mendapatkan murid baru. “Kami sepakat bahwa di setiap desa harus tetap ada satu SD negeri sebagai wujud pelayanan pendidikan dasar kepada masyarakat,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada tahun ajaran baru ini, sejumlah SD dan SMP negeri di Ponorogo mengalami kekurangan siswa, bahkan beberapa di antaranya tidak mendapatkan murid baru sama sekali. Kondisi ini menjadi perhatian serius dan mendorong semua pihak untuk melakukan pembenahan menyeluruh dalam sistem pendidikan daerah.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Terkait Unggahan Video Parodi Petugas yang Layani Pasien Bak Raja, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas Ngrayun
Next: Mensos Kunjungi SR Rintisan Ponorogo, Dukung Pengelolaan Ayam Petelur untuk Ketahanan Pangan di Lingkungan Sekolah

Related Stories

suko kart
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Lakukan Moratorium Perekrutan CPNS Hingga 2027

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:24 WIB
wdasoh
  • Jelajah

May Day, Pekerja Dan Pengusaha Di Ponorogo Kompak Gelar Aksi Sosial

Gema Surya FM Kamis 30 April 2026 | 16:20 WIB
dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.