
Wajah haru dan bahagia terpancar jelas dari Mbah Parti, warga Desa Sidoarjo, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Ia menyambut hangat kedatangan tim RGS FM Peduli dan LazisMU Ponorogo yang datang membawa kabar menggembirakan: rumah barunya, yang selama ini hanya menjadi impian setelah musibah kebakaran, kini hampir menjadi kenyataan.
Mbah Parti yang sehari-hari berdagang sayur ini mengaku sangat terkejut dan bersyukur atas bantuan yang terus mengalir pasca rumahnya dilalap api pada 12 Juni lalu. Ia menceritakan, saat kejadian dirinya sedang membantu tetangga yang punya hajatan. Lokasi rumah tetangga hanya berada di seberang jalan. Namun tiba-tiba terdengar teriakan “kebakaran”. Awalnya ia tak menyangka bahwa rumah yang terbakar adalah miliknya sendiri. Saat berlari mengecek, api sudah membesar dari dalam rumahnya.
“Saya lemas seketika. Rumah saya habis semua, termasuk uang jualan sayur sekitar empat juta rupiah,” ungkap Mbah Parti
Kini, berkat kolaborasi antara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pulung, LazisMU Ponorogo, dan RGS FM Peduli, pembangunan rumah baru untuk Mbah Parti sudah mencapai sekitar 70 persen. Bantuan tersebut berasal dari donasi warga Muhammadiyah dan masyarakat umum yang tergerak membantu.
Wintoro, pengurus PCM Pulung, mengatakan bahwa pihaknya merasa prihatin atas musibah yang menimpa Mbah Parti, dan langsung menginisiasi penggalangan dana.

“Warga Muhammadiyah bergerak cepat, kami berkoordinasi dengan LazisMU dan RGS FM Peduli agar bisa membantu Mbah Parti membangun kembali rumahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Juni dari LazisMU Ponorogo menjelaskan bahwa pihaknya menghimpun donasi selama sekitar satu bulan. “Terkumpul dana sebesar Rp6 juta dari masyarakat melalui RGS FM, ditambah Rp7,2 juta dari PCM Pulung yang juga disalurkan lewat LazisMU, jadi totalnya sekitar Rp13,2 juta,” jelasnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan belum selesai. “Yang perlu dipikirkan ke depan adalah keberlangsungan hidup Mbah Parti. Ia seorang janda yang tinggal sendiri, sementara anak-anaknya sudah berkeluarga dan menetap di luar kota,” tambah Juni.
Arif , penanggung jawab RGS FM Peduli, mengungkapkan rasa syukurnya karena dana yang telah dihimpun kini bisa disalurkan dengan tepat.
“Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan beban Mbah Parti. Rumahnya sudah 70 persen jadi, kami berharap sisanya bisa segera selesai agar beliau segera punya tempat tinggal yang layak,” ucapnya.
Musibah memang menyisakan luka, namun kepedulian dan solidaritas masyarakat kembali mengobarkan harapan. Mbah Parti kini bisa menatap masa depan dengan lebih tenang dan penuh syukur.



