
Kesenian Reyog Ponorogo kembali menembus panggung internasional. Kali ini, seni tradisional kebanggaan Bumi Reyog itu dijadwalkan tampil dalam festival budaya di Kota Jinju, Korea Selatan, pada bulan September 2025 mendatang.
Ketua Komite Kreatif Ponorogo, Fery Setyawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah diundang secara resmi oleh panitia lokal festival budaya Jinju untuk memaparkan kesenian Reyog sejak bulan Juni lalu.
“Alhamdulillah, kami mendapat sambutan positif dari pihak panitia di Jeonju. Mereka sangat antusias ingin menghadirkan Reyog Ponorogo sebagai bagian dari pertunjukan budaya internasional mereka,” ujar Fery.
Menariknya, menurut Fery, pihaknya tidak perlu membawa seluruh peralatan dan personel dari Ponorogo. Hal ini karena di Korea Selatan sudah terdapat komunitas Reyog yang siap tampil.
“Di sana sudah ada komunitas Reyog Ponorogo yang aktif. Jadi kita tidak perlu repot-repot membawa semua dari sini. Kita cukup memperkuat koordinasi agar penampilan tetap autentik dan berkelas,” jelasnya.
Selain tim Reyog, Pemkab Ponorogo juga diundang untuk hadir langsung dalam festival tersebut. Hal ini menjadi peluang besar dalam upaya mempromosikan Ponorogo di kancah dunia.
Fery juga menyebut, tampilnya Reyog Ponorogo di Jinju diharapkan dapat mendukung langkah Ponorogo untuk bergabung dalam jejaring kota kreatif dunia atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
“Jinju itu dikenal sebagai Jinju City Craft and Folks art. Kami berharap, dari momentum ini, Ponorogo juga bisa menyusul sebagai bagian dari kota kreatif dunia, khususnya dalam kategori seni pertunjukan,” pungkas Fery.



