
Polres Ponorogo mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan rangkaian kegiatan pencak silat di bulan Suro tahun ini. Sebanyak 817 personel gabungan akan dikerahkan, termasuk bantuan satu satuan setingkat peleton (1 SST) pasukan anti anarkis dari Brimob.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menjelaskan bahwa pengamanan sudah mulai dilakukan sejak pekan ini, khususnya saat kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Pengamanan dilakukan melalui patroli skala besar bersama instansi terkait guna menjaga situasi tetap kondusif.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pengawalan terhadap massa Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) yang akan mengikuti kegiatan Suran Agung di Madiun, Ahad 6 Juli 2025. Pengawalan dilakukan sejak dari titik kumpul di Ponorogo hingga lokasi kegiatan di Kota Madiun.
“Mereka yang akan berangkat ke Suran Agung diwajibkan menggunakan kendaraan roda empat bak tertutup,” tegas AKBP Andin.
Selain pengawalan, personel gabungan juga disiagakan untuk melakukan penyekatan di Mlilir, wilayah perbatasan Ponorogo dengan Kabupaten Madiun. Polres Ponorogo turut berkoordinasi dengan Polres tetangga untuk pengamanan dan pengawalan massa, terutama dari wilayah Trenggalek dan Pacitan yang turut serta dalam kegiatan tersebut.



