
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ponorogo menilai perkembangan atlet-atletnya dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 di Malang Raya menunjukkan hasil yang cukup positif. Ratusan atlet dari Bumi Reog telah tampil maksimal di ajang olahraga dua tahunan tersebut.
Ketua Harian KONI Ponorogo, Sumani, menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan perolehan medali tahun ini.
“Alhamdulillah, perkembangan atlet kita cukup bagus. Saya terus memantau langsung ke lokasi pertandingan untuk memastikan mereka bertanding all out dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Sumani saat ditemui di sela pemantauan, Kamis (3/7/2025).
Sumani menambahkan, pihaknya yakin masih ada peluang tambahan medali emas dari beberapa cabang olahraga (cabor) di sisa waktu pertandingan yang ada.
“Kalau Porprov sebelumnya kita meraih tujuh emas, tahun ini kami targetkan bisa dapat sepuluh emas. Target itu realistis melihat semangat juang atlet yang terus meningkat,” imbuhnya.
Menurutnya, KONI Ponorogo telah memproyeksikan delapan cabor unggulan yang diharapkan bisa mendulang emas. Yakni Jujitsu, pencak silat, panjat tebing, atletik, paralayang, selam, sepatu roda, dan billiard. Namun, ia mengakui ada beberapa cabor yang hasilnya belum maksimal dan hanya menyumbang medali perak atau perunggu.
“Menariknya, cabor Pentathlon yang sebelumnya belum terlalu diperhitungkan justru berhasil menyumbangkan medali emas tahun ini,” ungkap Sumani.
Berdasarkan data sementara dari situs resmi KONI Jatim per Kamis pagi (3/7/2025), Kabupaten Ponorogo berada di posisi ke-27 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ponorogo sementara ini mengoleksi enam medali emas, lima perak, dan sembilan perunggu, dengan total poin sebanyak 43.



