Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Mei
  • 20
  • Cuaca Ektreem, BPBD Catat 10 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo
  • Jelajah

Cuaca Ektreem, BPBD Catat 10 Kejadian Bencana Alam di Ponorogo

Gema Surya FM Selasa 20 Mei 2025 | 13:04 WIB
hujannnnn

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya sejumlah bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat sebanyak 10 kejadian bencana alam sejak awal Mei hingga pertengahan bulan ini.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menyebutkan bahwa dari 10 kejadian tersebut, tujuh di antaranya adalah tanah longsor, dua kasus angin kencang, dan satu peristiwa banjir.

“Total ada 58 jiwa terdampak, termasuk rumah warga dan beberapa infrastruktur yang mengalami kerusakan,” jelas Masun.

Kejadian paling parah terjadi di Desa Jrakah, Kecamatan Sambit, pada Kamis (15/5) lalu. Longsor yang terjadi secara tiba-tiba pada malam hari itu merusak sedikitnya sebelas rumah dan berdampak pada 11 kepala keluarga (KK) atau 28 jiwa.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada peristiwa longsor di Desa sekaligus Kecamatan Ngebel, Sabtu (17/5), yang menerjang rumah kepala desa setempat. Dalam kejadian tersebut, empat warga, termasuk pemilik rumah, harus dilarikan ke puskesmas karena mengalami luka-luka.

Masun menjelaskan bahwa sebagian besar longsor disebabkan oleh kombinasi faktor tanah yang labil akibat hujan deras, kontur lahan yang curam, serta minimnya sistem drainase di daerah rawan bencana.

“Rata-rata kejadian ini dipicu oleh kondisi geografis dan curah hujan tinggi yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai,” tambahnya.

Sebagai respons cepat, BPBD telah mengirimkan bantuan darurat kepada warga terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi selimut, family kit, dan makanan siap saji.

Sementara itu, berdasarkan rilis dari BMKG, cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir Mei 2025. BPBD mengimbau warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir, untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi tanda-tanda bahaya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Baru Setahun Dibangun, Rumah di Desa Jurug Sooko Rusak Diterjang Tanah Longsor
Next: Sebrangi Sungai, Warga Desa Pengkol Kauman Hilang Terseret Arus

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.