
Sebuah rumah milik Harianto, warga RT 01 RW 04 Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, diterjang longsor pada Selasa pagi (20/5/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kepala Desa Jurug Sooko, Sukamto, mengungkapkan bahwa saat kejadian, penghuni rumah yang berjumlah empat orang telah mengungsi sejak malam sebelumnya. Mereka memilih tinggal sementara di rumah orang tua di Desa Sooko setelah melihat adanya retakan pada tebing di belakang rumah.
“Warga tersebut sudah mengungsi sejak malam karena curiga dengan kondisi tebing yang mulai retak-retak, apalagi waktu itu juga hujan deras,” ujar Sukamto.
Kerusakan paling parah terjadi pada bagian dapur dan kamar. Dinding di kedua ruangan tersebut jebol dan atap rumah juga hancur akibat material longsor yang menerjang dari belakang.
Sukamto menambahkan bahwa lokasi tempat rumah itu berdiri memang rawan longsor. Dua tahun lalu, peristiwa serupa juga pernah terjadi di wilayah yang sama. Hingga kini, belum ada rencana perbaikan rumah tersebut karena pemilik masih mengalami trauma dan khawatir kejadian serupa akan terulang.
“Ada kemungkinan mereka tidak akan memperbaiki rumah itu dan memilih membangun rumah baru di dekat kediaman orang tuanya yang dinilai lebih aman,” jelasnya.
Pemerintah desa mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada, terutama saat musim hujan, guna menghindari potensi bencana serupa.



