Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Mei
  • 15
  • Penerapan Syarikah Bikin Resah dan Bingung Calon Jamaah Haji, KBIH Lakukan Sosialisasi
  • Headline
  • Jelajah

Penerapan Syarikah Bikin Resah dan Bingung Calon Jamaah Haji, KBIH Lakukan Sosialisasi

Gema Surya FM Kamis 15 Mei 2025 | 13:41 WIB
Penerapan sistem syarikah oleh pemerintah Arab Saudi kepada calon jamaah haji Indonesia bikin kelabakan KBIH. (REUTERS/Mohammed Salem).

Penerapan sistem syarikah oleh pemerintah Arab Saudi kepada calon jamaah haji Indonesia bikin kelabakan KBIH. (REUTERS/Mohammed Salem).

Penerapan sistem syarikah oleh pemerintah Arab Saudi kepada calon jamaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini membuat Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) sempat kelabakan.

Bagaimana tidak, jika mereka harus merombak penyusunan kloter yang ditata dan disepakati dengan panitia penyelenggara ibadah haji. Menjadi persoalan ketika di dalam visa calon jamaah haji itu tidak sama syarikahnya.

Dalam satu kloter ada sejumlah syarikah yang menangani, sehingga bisa jadi mereka terpecah dan terpisah dengan pembimbing KBIH. Hal itu dibenarkan Widodo, Sekretaris KBIHU Surya Mabrur.

Awalnya ada 2 pemberangkatan yakni kloter 52 dan 53. Namun, dengan adanya perubahan sistem layanan berbasis syarikah itu akan ada 5 pemberangkatan disesuaikan dengan syarikahnya, yakni kloter SUB 51, SUB 52, SUB 53, SUB 56, dan SUB 83.

Diakui, kebijakan itu meski sudah diterapkan 3 tahun lalu, namun menjadi hal yang baru bagi jamaah haji Indonesia karena baru tegas dilakukan tahun ini.

“Dua tahun lalu sudah diberlakukan namun masih bisa dilobi oleh pemerintah Indonesia,” tambahnya. 

Kendati begitu, masih ada angin segar, di mana untuk pasangan suami istri yang sama-sama yang haji tahun ini meski syarikahnya berbeda, bisa berangkat bersama.

“Pun juga dengan orang tua dan anak, serta lansia dan pendamping masih bisa digabungkan untuk keberangkatannya nanti,” kata Widodo.

Pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada para calon jamaah haji dan telah menerima kebijakan itu. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tahun Ajaran 2025/2026, Kuota Jalur Zonasi Tingkat SMP Hanya 40 Persen
Next: Mantan Mendikbud Mohammad Nuh Berkunjung ke Ponorogo, Bahas Sekolah Rakyat

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.