Jelajah

Mengenai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Ini Kata Kacabdindik Jatim Wilayah Ponorogo

Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa timur wilayah Ponorogo mengaku tidak akan memaksa lembaga pendidikan tingkat SMA dan SMK untuk kelanjutan Uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah, pasalnya meski pelaksanaannya belum menimbulkan cluster corona baru di tingkat lembaga pendidikan namun dengan perkembangan penularan corona di Ponorogo tetap wajib diwaspadai. Untuk itu kata Nurhadi Hanuri Kacab Dindik Jatim Wilayah Ponorogo,pihaknya lebih memilih menyerahkan kelangsungan uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMA SMK dan PKLK kepada Masing-masing satuan gugus tugas di tingkat Kecamatan.

Menurut Hanuri mereka lebih mengetahui tingkat kerawanan dan keamanan situasi terkini penyebaran virus corona di Wilayahnya sehingga jika gugus tugas covid di Kecamatan merekomendasikan sekolah di Wilayahnya untuk tidak melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka maka sekolah tersebut harus patuh. Pihaknya juga sudah menyerahkan masalah uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMA SMK ini ke Pemkab Ponorogo.

Sementara itu dari pantauan gema surya hampir semua sekolah tingkat SMA dan SMK sudah memberlakukan uji coba tatap muka mulai 18 Agustus lalu, hanya saja dalam perjalanannya ada yang mulai menghentikan kegiatan tersebut dan kembali menginstruksikan siswanya untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh -PJJ  kembali. Dengan melihat perkembangan terkini covid-19 di Ponorogo dan adanya beberapa kasus yang terjadi dilingkungan  sekitar keluarga siswa yang perlu diantisipasi.