
Membludak, jumlah pemohon pengurusan administrasi kependudukan adminduk di kantor Dukcapil Pemkab Ponorogo usai lebaran. Jika hari-hari biasa yang datang sekitar 200 hingga 250 orang, hari-hari ini bisa tembus di atas 350 orang.
Kepala Dispendukcapil Ponorogo, Herry Sutrisno, menyebut peningkatan ini terjadi karena banyak warga perantauan yang memanfaatkan momen mudik untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Setelah Lebaran memang selalu ramai. Banyak warga dari luar kota pulang kampung dan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus atau memperbarui dokumen adminduk mereka,” ujar Herry, Rabu (10/4/2025).
Berdasarkan data pada 8 hingga 9 April 2025, tercatat 141 warga melakukan perekaman data KTP-el, 540 orang mencetak KTP-el, dan 444 orang mencetak Kartu Keluarga (KK). Selain itu, terdapat 71 pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), 84 penerbitan akta kelahiran, dan 59 penerbitan akta kematian.
Herry menjelaskan, layanan yang paling banyak diminta yakni penggantian KTP-el yang hilang, rusak, atau tidak bisa terbaca.
“Paling banyak itu permintaan penggantian KTP-el. Ada juga yang membetulkan elemen data di KK, seperti nama, alamat, atau status,” tambahnya.
Selain mendatangi kantor Dispendukcapil, warga juga mengurus dokumen di Mall Pelayanan Publik (MPP) Ponorogo City Center (PCC) yang menjadi alternatif lokasi layanan adminduk.
“MPP juga ramai. Ini jadi pilihan masyarakat karena lebih dekat dan suasananya nyaman,” pungkas Herry.



