Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • April
  • 8
  • Kesetrum listrik, Pedagang Tempe Kripik Asal Karangan Balong Meninggal Dunia
  • Jelajah

Kesetrum listrik, Pedagang Tempe Kripik Asal Karangan Balong Meninggal Dunia

Gema Surya FM Selasa 8 April 2025 | 12:26 WIB
ilustrasi-meninggal-dunia2

Nasib tragis menimpa Waginah (62), warga RT 03 RW 02, Dukuh Karangan, Desa Karangan Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Ia ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya, diduga akibat tersengat listrik saat mengganti lampu di boks ayam, Minggu (6/4) sore.

Peristiwa memilukan itu dibenarkan oleh Kepala Desa Karangan Balong, Bambang Priyanto.

“Betul, beliau warga kami. Informasinya, almarhumah sedang mengganti bola lampu boks ayam yang mati. Kemungkinan besar, saat mengganti lampu, saklar dalam kondisi menyala, sehingga langsung kesetrum,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (7/4).

Menurut Bambang, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB, saat rumah dalam keadaan sepi karena kedua anak laki-laki Waginah sedang bepergian.

“Rumah sedang kosong, hanya beliau sendiri di rumah. Salah satu anaknya yang pertama kali menemukan saat pulang ke rumah,” tambahnya.

Anak korban yang baru pulang merasa curiga karena tidak menemukan ibunya di ruang depan seperti biasa.

“Biasanya ibu nonton TV di ruang depan. Tapi waktu saya pulang, tidak ada. Saya cek ke belakang, ternyata ibu sudah tergeletak sambil memegang bola lampu,” ungkap anak korban, yang enggan disebutkan namanya.

Sontak, ia langsung meminta bantuan tetangga dan membawa ibunya ke puskesmas. Namun, nyawa Waginah tak tertolong.

“Diduga saat dibawa ke puskesmas, beliau sudah meninggal dunia,” jelas Bambang.

Berdasarkan pemeriksaan dari pihak puskesmas dan kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan petugas medis dan aparat, tidak ada tanda kekerasan. Murni kecelakaan akibat tersengat listrik,” terang Bambang.

Waginah diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani dan juga berjualan tempe kripik. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Ditinggal Jum’atan, Supra X Milik Warga Kepuh Rubuh Siman Raib
Next: Jalan Terus, Rencana Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.