Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Maret
  • 24
  • Dirawat 19 Hari di RSUA Ponorogo, Pemilik Warung Legendaris di Puncak Gunung Lawu, Akhirnya Diperbolehkan Pulang
  • Jelajah

Dirawat 19 Hari di RSUA Ponorogo, Pemilik Warung Legendaris di Puncak Gunung Lawu, Akhirnya Diperbolehkan Pulang

Gema Surya FM Senin 24 Maret 2025 | 08:42 WIB
arb

Setelah menjalani perawatan selama 19 hari di RSU Aisyiyah Ponorogo, Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, akhirnya diperbolehkan pulang pada Sabtu (22/3/2025). Wanita berusia 82 tahun itu telah dinyatakan membaik meski masih harus menjalani kontrol rutin ke tiga dokter spesialis.

Arbain, Kepala Bagian Humas dan Pemasaran RSU Aisyiyah Ponorogo, menjelaskan bahwa tim dokter yang menangani Mbok Yem, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung, telah mengizinkan kepulangannya. “Ketiga dokter sudah memberikan izin untuk pulang, tetapi pasien tetap harus beristirahat total di rumah,” ujarnya.

Mbok Yem juga tidak disarankan kembali bekerja di warungnya di puncak Gunung Lawu. “Agar penyakit pneumonia atau peradangan akut pada jaringan paru-parunya tidak kambuh lagi, beliau tidak boleh lagi bekerja terlalu berat,” tambah Arbain.

Terkait jadwal kontrol, Mbok Yem dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan pada 26, 27, dan 28 Maret 2025. “Karena pasien menggunakan BPJS, dalam satu hari hanya bisa berobat ke satu klinik, sehingga kontrol dilakukan bertahap,” jelasnya.

Selama dirawat, kondisi Mbok Yem sempat tidak stabil, namun dalam tiga hari terakhir sebelum pulang, kesehatannya menunjukkan perkembangan positif. “Saat alat bantu pernapasan dilepas, tidak ada masalah. Ini menandakan kondisi pasien mulai membaik,” kata Arbain.

Selama perawatannya, banyak orang datang menjenguk Mbok Yem. Sosoknya yang dikenal luas di kalangan pendaki Gunung Lawu membuat kabar kesehatannya menjadi perhatian banyak pihak. Kini, setelah pulang ke rumahnya di Gonggang, Poncol, Magetan, ia diharapkan dapat menjalani pemulihan dengan baik.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Terkena Imbas Efisiensi, Damri Ponorogo Kurangi Layanan, Satu Rit PP Saja Untuk Setiap Rute
Next: Beat VS Beat di Jalan Raya Jenangan, Satu Korban Meninggal Dunia

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.